Heeeiiii~ I'm comeback!;)
Bawa cerpen lama yang pernah dipost di facebook & di blog ini tapi kehapus wkwk~
Cerpennya terinspirasi dari curhatan aku dan ka Tiara, jadi muncul ide begini.
Title: Dicky’s Fans
Genre: Sad, Abstrak, dll
Cast:
1) Tiara Novianti
2) Dicky M Prasetya
3) Atriees Angel
4) Sheilla Ainun
***
Orang lain pernah menertawakan aku, lalu bertanya, 'Apa yang kamu lihat
dari dia?!' Lalu aku kembali menertawakannya, dan menjawab, 'Aku melihat
yang tidak bisa kalian lihat dari dia' -@quoteofMB-
***
“Apa
sih bagusnya Dicky, sampe loe ngebela-belain banget buat dia? Emang dia
ngasih apa sih sama loe? Gak ngasih apa-apa kan? Mangkanya cari idola
tuh yang bener!”
“HEH! Dicky itu idola yang baik tau gak! Mata loe aja noh yang gak ngeliat kebaikan dicky, dia juga ganteng!"
"Loe liat apa sih dari Dicky?Orang kayak gitu aja diidolain!" Ujar seorang lelaki itu dengan ketus.
"Gue ngeliat apa yang gak loe liat dari dia!" balas orang itu tak kalah ketus.
"Udahlah
Tiara, gak usah diladenin orang kayak gitu mah. Mungkin dia syirik sama
Dicky. Udah yuk kita pulang aja" Ujar seseorang gadis yang melerai.
"Gak
bisa dibiarin gitu aja sheil! Dia itu udah sering bully Dicky. Kasian
kan Dicky dibully terus sama dia!" Balas gadis yang diketahui namanya,
Tiara.
"Udahlah yuk pulang aja, percuma ngeladenin orang kayak
gitu mah gak bakalan selesai Ra!" Sheilla menarik tangan Tiara untuk
pergi dari tempatnya.
***
'Yang menurut kita baik belum tentu menurut dia juga baik' -Bisma Karisma-
***
Saat
diperjalanan pulang sekolah, Tiara membuka account twitter kemudian
menstalk twitter Dicky. Ini memang sudah jadi kebiasaan Tiara setiap ada
waktu luang selalu ngestalk twitter Dicky. Gatau karna emang gak ada
kerjaan yang bener atau karna kepo sama Dicky, tapi yang pasti yaa
dua-duanya deh.
@dickymprasetyo: Happy anniv my rapunzel @AtrieesAngel :*
Seketika
liat Timeline twitter Dicky, Tiara langsung sakit hati, pengen nangis,
pengen teriak sekenceng-kencengnya. Rasanya Tiara pengen marah-marah ke
Dicky, pengen bejek-bejek Dicky, pengen ngunyeng-ngunyeng Dicky. Tapi
kan Tiara cuman sebagai fansnya aja jadi dia gak berhak ngelarang-larang
Dicky buat pacaran sama siapapun, dan terjadilah aksi ngedumel Tiara
yang membuat kuping sahabatnya panas.
"Ahh!! Dicky bete banget
pacaran sama Atries diumbar-umbar banget! Gak tau apa gue disini sebagai
pacar keduanya ajaa kaga pernah diumbar-umbar gitu"
"Ih
pokoknya bete-bete sama Dicky, pokoknya nanti kalau ketemu pengen
dibejek-bejek. Masa sama pacar keduanya gak semesra itu!" Dumel Tiara
memukul-mukul lengan sahabatnya Sheilla.
"Ih Ra! Kalau mau
ngedumel liat-liat atuh. Pasti kalau udah kejadian kayak gini gue yang
jadi korban sasaran loe. Udahlah diemin aja Dicky, mungkin dia butuh
kasih sayang dari someone special" Sheilla mengusap-ngusap lengannya
yang terkena serangan mendadak dari Tiara.
"Ih tapikan sebel
liatnya. Bodo ah, bete sama Dicky" Tiara melogout twitternya dan
memasukan gatgednya kedalam saku kemeja sekolahnya.
"Iya udah
diemin aja dulu Dicky, dia lagi seneng sama dunianya sendiri sekarang.
Nanti juga kalau udah jenuh dia pasti bakalan balik ke kita ko. Dia
pasti akan selalu sayang sama kita dan gak akan lupain kita"
"Hufftt.. Iya bener juga kata loe" Tiara.
"Bang, kiri. Ra, gue duluan yah. Nanti sms aja oke"
***
Hari ini merupakan hari yang sangat melelahkan bagi Dicky. Ia baru saja
selesai tapping disutu acara di stasiun televisi swasta terkenal. Kini
ia sedang beristirahat dalam apartemennya, Dicky mengambil gadgednya dan
membuka account twitternya. Dicky membaca mention-mention yang masuk
yang merupakan dari fans-fans sejatinya, Fanadicky.
@Tiara_Novie: Udah makan siang belum?jangan lupa makan siang yah, jaga kesehatan selalu. Love you no more:* @dickymprasetyo
@Sheillaainun14:
Hei ganteng! Udah gimana kabarnya?Habis tapping pasti capek
kan?Banyak-banyak istirahat yah.. Jaga kesehatan selalu.. Love you so
much:* {} @dickymprasetyo
Dicky tersenyum membaca
mention-mention yang masuk kedalam account twitternya. Ia sangat
beruntung mempunyai fans yang sangat menyayanginya, mereka selalu
menghawatirkannya. Mereka selalu memberi semangat kepada Dicky. Mereka
selalu menjadi moodbooster Dicky dikala ia sedang sedih, sedang capek
dan merasa ingin mengakhiri ini semuanya tetapi setelah Dicky membaca
mention yang masuk dari semua Fanadicky ia selalu menjadi kembali
bersemangat. Mungkin ini emang udah menjadi kontak batiin yang sangat
kuat. Dicky kembali melanjutkan membaca mention-mention yang masuk.
Saat sedang asyik membaca mention yang masuk, hpnya berdering ada telfon
yang masuk. Dicky melihat kontak name yang menelfonnya, ternyata yang
menelfonnya adalah kekasihnya, Atriees Angel.
"Halo sayang.. Ada apa?" Tanya Dicky karna tumben sekali Atries menelfon siang-siang bolong seperti ini.
"Sayang,
masa fans-fans kamu pada bully aku terus, aku jadi gak kuat.. Mereka
terlalu ngebully aku:(" Ujar seorang wanita disebrang sana
"Udahlah
sayang gak usah ditanggepin, kamu sabar aja. Mereka kan masih pada
kecil-kecil dan mungkin mereka terlalu sayang sama aku jadi mereka ngira
kamu gak pantes sama aku. Udah diemin aja sayang jangan ditanggepin,
kamu sabar aja" Ujar Dicky menanggapin keluhan pacarnya dengan bijak.
"Tapi aku gak kuat, aku selalu dibully sama mereka. Kamu ko belain mereka sih, bukan belain aku?" Atries marah terhadap Dicky.
"Bukan maksudnya gitu, iya udah nanti aku jelasin kemereka ya.. Udah kamu tenang aja"
"iya
udah deh, tapi aku capek dibully mereka terus. Udah yah aku mau lanjut
pemotretan dulu" Ujar Atrie mangahiri sambungan telfonnya.
"Hufftt..
Masalah lagi, kenapa sih mereka gak pernah bisa ngertiin gue
sedikitpun?Gue juga kan butuh kasih sayang dari seorang kekasih, mereka
gak seneng banget sih liat gue bahagia?Terlalu mencampuri kehidupan
pribadi gue deh mereka" Dumel Dicky.
***
'aku perjuangin kamu. tapi kamu perjuangin dia. Lalu untuk apa aku berjuang sendirian' -Tiara Novianti-
***
Hari lelah kemarin telah terlewatkan, dan berharap hari ini lebih
menyenangkan dan lebih baik dari hari kemarin. Hari Minggu pagi ini,
Tiara sedang bermalas-malasan dikasurnya. Ia sedang mengestalk twitter
idolanya yaitu Dicky M Prasetya.
@DickyMPrasetya : Kecewa
@AtrieesAngel : Kenapa kalian bully gw sih?Dicky aja yang cowo gw kaga mempersalahkan style gw, ko kalian mempersalahkan banget!
@DickyMPrasetyo : Saya memilih karna saya tau dia seperti apa..
@DickyMPrasetyo
: Kenapa ya orang-orang gampang ngejudge orang sembarangan.. Padahal
dia belum kenal dan gatau orang itu seperti apa sebenarnya.
@AtrieesAngel
: DAN KALO KALIAN GA SUKA SAMA GAYA SAYA GA USAH KALIAN CEK2 IG ATO
TWIT SAYA LGI ANEH DEH KALIAN ANK SEKOLAHAN TPI BHSA NYA GA ADA
SOPAN2NYASetelah membaca tweet Dicky dan beberapa
tweet pacarnya Dicky yaitu Atries, Tiara menjadi kesal sendiri. Ia
segera menutup account twitternya. Lalu membuka buku diarynya yang
selalu disebut dengan Dicky kecilnya.
'Dear Dicky..
Gimana kabarnya disana?Baik-baik ajakan?Huh, sedih loh pas liat timeline twitter kamu..
Sebenernya
kenapa kita selalu salah dimata kamu?Kita emang ada yang bully Atries
tapi gak semua orang kan yang bully dia?Ada juga yang dukung kamu sama
dia..
Kenapa kamu selalu salahin Fanadicky?Mereka kan yang selalu
support kamu, selalu perjuangin kamu, Kamu gak taukan gimana perjuangan
mereka buat liat senyum kamu, buat gapai tangan kamu. Mereka rela
jauh-jauh dateng buat ketemu kamu, mereka rela hujan-hujanan dan
panas-panasan buat dapetin itu semua. Mereka selalu ada buat kamu,
mereka selalu support kamu, mereka selalu perhatian ke kamu dan mereka
selalu royal sama kamu.
Tapi kenapa disaat-saat seperti ini kamu
selalu belain dia dan salahin kita?Kita tau, kita salah, tapi apa harus
kamu seperti itu?
Seharusnya Dia lebih sabar nanggepin fans-fans
kamu, kalau dia lebih sabar lambat laun juga kita bakalan terima dia ko.
Dengan dia dan kamu seperti ini justru banyak yang berfikiran negative
tentang kamu. Aku mau yang terbaik aja buat kamu, jika emang dia yang
terbaik mungkin aku cuman bisa support dan dukung kamu aja dari jauh
walau aku kecewa kamu lebih menyalahkan kita.'
Dleep..
Tiara
menutup buku diarynya, ia menulis dengan menggunakan perasaan semua
yang ada didalam benak harinya ia curahkan kedalam dicky kecilnya itu.
Ia menganggap buku diarynya itu adalah Dicky. Ia selalu menuliskan
apasaja yang terjadi tentang Dicky didalam buku diary tersebut.
Tiara
menangis, mengingat tentang Dicky yang sekarang. Dicky yang sedang
dimabuk cinta dan Dicky yang menyalahkan fansnya. Tiara sudah sering
menangis karna Dicky, tapi apakah Dicky juga sering menangis karna
memikirkan fansnya? Entahlah hanya Dicky dan tuhan yang tau, karna
authornyapun tak tahu._.
***
Orang yg mncintaimu tidak akan pernah kehabisan alasan untuk mempertahankan mu,dan tak akan pernah mencari alasan untuk melepaskan mu - @DickyMPrasetyo-
***
Setelah
sarapan, Tiara segera berangkat menuju sekolah. Ia sedang menunggu
sahabatnya Sheilla untuk berangkat bersama kesekolah. Saat sedang
menunggu Sheilla di depan gerbang rumahnya, Tiara membuka twitternya dan
mengetweet sesuatu..
@Tiara_Novie: Selamat pagi moodbooster, selamat menjalankan aktivitasnya. SEMANGAT TERUS!;) @DickyMPrasetyo
lalu Tiara mengklik
Tweet.
Setelah
mengetweet memberikan semangat kepada Dicky, Tiara tersenyum miris.
Karna ia udah kecewa sama Dicky tapi ia tidak bisa untuk tidak
mensupport Dicky, tidak bisa untuk tidak memberi semangat ke Dicky,
tidak bisa untuk tidak teriak bila bertemu Dicky. Tiara terlalu
menyayangi Dicky, ia selalu sabar dan selalu mesupport Dicky asal Dicky
tidak kecewa. Ia selalu datang saat Dicky ada jadwal di stasiun-stasiun
televisi untuk memberi support dan semangat kepada Dicky, tetapi
akhir-akhir ini Dicky berubah. Dicky selalu menyalahkan fans-fansnya dan
membela pacarnya, Atriees.
Saat sedang asyik dengan fikirannya tentang Dicky, Sheilla datang mengejutkan Tiara yang sedang melamun tersebut.
"Hei.. Dor.." Sheilla menepuk pundak Tiara dengan tenaga yang lumayan kencang.
"Ish, ngagetin aja maneh. Lama banget sih datengnya?" Dumel Tiara yang kesal karna dikagetkan oleh sahabtanya tersebut.
"Atuh
lagian pagi-pagi aja udah ngelamun, pasti ngelamunin Dicky kan?Gue tau
soalnya kemaren gue juga liat timeline twitter bikin nyesek juga haha!"
Kata-kata Sheilla pas sekali dengan apa yang sedang difikirkan Tiara
tadi, Sheilla juga sempat fake smile. Inget yah cuman Fake Smlie . HAHA!
"Ah
udah jangan dibahas, bikin gue galau lagi nanti. Udah mendingan
sekarang kita berangkat aja nanti takut telat." Tiara mengalihkan
pembicaraan dan menyetopkan angkutan umum kemudian masuk kedalam
angkutan umum yang menuju sekolahnya tersebut.
***
Jangan mendewakan emosi, berfikir jernihlah sebelum mengambil tindakan. Hilangkan emosi, maka hidup senang!Heu~ -BismaKarisma-
***
Hari ini Dicky sedang syuting untuk sinetron salah satu televisi
ternama. Ia sekarang sedang beristirahat sesudah beberapa pengambilan
take gambar. Saat waktu luang seperti ini, seperti biasa Dicky membuka
account twitternya untuk sekedar menyapa dan membaca mention-mention
yang masuk dari para fansnya.
@Dictries_:
udah dong
jangan bully @dickymprasetyo sama @atrieesangel lagi, yang bully mereka
berarti iri sama mereka. Mereka kan udah bahagia berdua.
@Shafiraaaa_:
Ka @dickymprasetyo jahat banget sih, kenapa kita selalu disalahin dan
kamu bela dia?Kecewa looh jujur dari dalam hati.
@Putri__Ayunda:
@dickymprasetyo Hei, semangat buat hari ini. Lagi shooting kan?Pokoknya
tetep semangat, oh iya jangan lupakan kami yah:')
@SBWindy: Hei,
@dickymprasetyo congrast yah banyak sb yang nangisin kamu loh. Semoga
langgeng, an mungkin ini yang erbaik buat kamu:")Dicky
terharu membaca mention-mention yang masuk kedalam accoun twitternya. Ia
berpacaran dengan Atries banyak membuat fans-fansnya kecewa, banyak
membuat fans-fansnya nangis, dan banyak
membuat fans-fansnya
bertengkar. Tapi, mau apa dikata jika hati sudah memilih. Dicky bingung
dengan keadaan sekarang, bertahan atau melepaskan. Ia bingung harus
tetap bertahan dengan hatinya yang memilih kekasihya atau harus
melepaskan kekasihnya demi fans-fansnya. Dicky memilih untuk bertahan
dengan hatinya yang memilih untuk tetap bersama kekasihnya, mungkin
lambat laun juga mereka akan menerima kekasihnya ini fikir Dicky.
@dickymprasetyo:
Percayalah, kalian tidak akan tergantikan dihati saya. Saya juga
membutuhkan kasih sayang yang sudah lama tidak saya rasakan.
Mengertilah..
Tweet
Dicky mengetweet
seperti itu berharap fans-fansnya akan mengerti akan keaadannya. Dicky
tidak perduli sebanyak apa fans yang akan membully dia. Dia hanya ingin
bahagia bersama dengan kekasihnya ini, ia tidak ingin fansnya terlalu
mencampuri urusan pribadinya.
***
Ada saatnya seseorang berada di titik jenuh, Ada saatnya seseorang menyudahi perjuangannya saat merasa lelah. Ada saatnya untuk kembali berjuang, ada saatnya untuk kembali menyerahkan semuanya pada waktu. -Maniac Bisma-
***
Sepulang
dari sekolah, Sheilla main kerumah Tiara untuk mengerjakan tugas dari
sekolah yang diberikan tadi pagi bersama. Mereka sekarang sedang berada
didalam kamar Tiara dan mengeluarkan buku masing-masing kemudian memulai
mengerjakan tugasnya, dalam keadaan hening.
"Sheil, gue rasa
Dicky berubah. Kenapa yah dia selalu nyalahin fansnya?Padahal fansnya
selalu mendukung dia dan support dia. Fansnya selalu royal sama dia,
fansnya selalu inget sama dia.." Ujar Tiara lirih memecahkan keheningan
yang terjadi.
"Gak tau gue juga, mungkin sekarang dia sedang
dimabuk cinta. Sekarang dia sedang nyaman dengan seorang someone spesial
dihatinya itu. Percayalah, Dicky hanya milik kita dan kita hanya milik
Dicky." Sheilla.
"Gue selalu merasa kecewa sama Dicky, tapi gue
gak pernah bisa buat gak support Dicky, buat gak kasih semangat ke
Dicky, buat gak hadir dalam acaranya. Kadang pengen banget menyerah tapi
susah. Pengen banget berhenti tapi
gak bisa. Capek gitu support tanpa balasan apapun, semua orang punya
titik jenuh." Tiara memulai mencurahkan isi hatinya.
"Ada
saatnya kita nemu titik jenuh dan titik hancur kita, entah itu kapan
yang pasti itu akan datang. Persiapkan diri dan hati kita. Semua yang
diperjuangkan pasti akan ada akhirnya entah itu baik atau buruk. Yang
pasti semua yang ada sekarang itu pasti hancur dan gak akan kekal
selamanya, entah itu kapan hancurnya kita juga gak tau." Sheilla.
"Hufftt..
Kalau inget perjuangan buat disenyumin dia, rela desek-desekan, rela
hujan-hujanan, rela jauh-jauh ngelive sampe nyasar karna gak tau jalan,
rela pulang sekolah langsung ngelive. Pokoknya mah kalau inget
perjuangan sendiri rasanya sedih banget, miris banget yah:')" Tiara
sambil tersenyum atau bisa disebut dengan Fake Smile.
"Kalau
diinget itu semua jadi terharu, percuma sih kita bahas kayak gini toh
dia juga gak bakalan tau. Uahlah mendingan sekarang kita kerjain
tugasnya aja, buat masalah itu kita jalanin aja dulu sampe titik jenuh
itu mulai berdatangan" Sheilla, kemudian melanjutkan mengerjakan
tugasnya yang terhenti karna curhatan Tiara.
"Huft, iya deh. Oh
iya hari minggu kan Dicky ada jadwal tuh di Inbox, lokasinya lumayan
jauh sih tapi gue mau ngelive, temenin yuk" Ajak Tiara.
"Iya udah nanti minggu loe gue temenin ngelive Dicky berangkat seperti biasa yah.."
***
Sayang,
sayang, dan sayang. Kata sayang itu, lebih dalam dari sekedar suka.
Karena sayang, itu artinya bisa menerima segala kekurangan yang ada.
***
Hari
ini, Dicky ada jadwal bersama ke-5 orang temannya di acara musik suatu
stasiun televisi yaitu INBOX. Dicky berangkat sendiri menggunakan mobil
sport putih kesayangannya. Ia sampai di lokasi, tetapi disana masih seou
hanya ada beberapa smashblast yang berdatangan di belakan stage.
Rata-rata smashblast berada didepan panggung. Dicky menghampiri 2 orang
smashblast yang memakai baju official fandomnya, Fanadicky.
"Kangen
sama Dicky, tapi masih kecewa sama dia. Ini aja masih bimbang tadinya
mau ngelive atau engga tapi akhirnya ngelive juga karna terlalu kangen
sama dia mengalahkan rasa kecewa dihati ini" Ujar salah satu perempuan
yang memakai baju yang sama dengan perempuan yang berada disebelahnya.
"Udahlah
jangan mulai curhatan loe lagi, lagian juga percuma loe curhat sama gue
kemarin Dickynya juga kaga bakalan tau, di mentionin juga dia kaga
bakalan peka-peka" Ujar teman yang disebelahnya.
Dicky merasa
sedang dibicarakan oleh mereka, Dicky mendengarkan apa yang mereka
bicarakan. Ia merasa bersalah kepada fans-fansnya itu. Dicky menghampiri
mereka yang masih tidak menyadari kehadirannya.
"Hei"
Kedua
perempuan tersebut menengok kesumber suara, mereka tercegang dengan
siapa yang ada didepannya saat ini. Mereka bingung harus apa saat ini,
karna melihat wajahnya yang imut saja sudah sangat senang tapi didalam
lubuk hatinya tersimpan rasa yang kecewa yang amat sangat ke pria manis
ini. Mereka adalah, Sheilla dan Tiara.
"Ka Dicky" Ujar Tiara lirih.
"Kenapa?Ko kayaknya kalian tadi lagi ngomongin aku yah? Cerita dong kalian kenapa?" Dicky berusaha ramah kepada fansnya ini.
"Hah?Engga apa-apa ko ka" Sheilla memperlihatkan senyumnya, antara senyum bahagia atau senyum kecewa.
"Udah
jujur aja, ka Dicky denger ko pembicaraan kalian tadi. Yuk mendingan
ceritanya didalem aja, nanti kalau kelamaan disini kita bisa diserbu"
Dicky merangkul kedua fansnya membawa mereka masuk kedalam backstage
karna Dicky melihat sudah mulai banyak smashblast yang datang kearea
luar backstage.
Sheilla dan Tiara hanya tersenyum, mereka bingung
apakah harus mencurahkan semuaisi hatinya ke Dicky. Apakah nantinya
bila mereka mencurahkan semua isi hatinya ke dia, dia akan berubah? Atau
mungkin dia akan tidak perduli kepada fansnya? Mereka bingung sepanjang
perjalanan masuk kedalam backstage.
"Sok atuh cerita kalian
kenapa, kaka bingung sama fanadicky sekarang. Mangkanya kaluan cerita
ya" Dicky mendesak fansnya untuk cerita.
"Eng.. Tapi.. Kaka
jangan marah yah, karna kan ini persepsi kita dan mungkin persepsi kita
beda dengan kaka tapi sama dengan persepsi fanadicky lainnya" Sheilla.
"Iyaa kaka gak akan marah ko, kalian cerita aja" Dicky menunjukan senyum manisnya yang bisa membuat para fansnya senang.
"Kaka
ngerasa berubah gak?Kaka itu terlalu menyalahkan fanadicky, eh tapi
bukan kita nyalahin kaka juga. Tapi kaka dengerin curahan hati, dengerin
curahan dan keluahan fannadicky. Sebagian fannadicky tidak menyetujui
kaka berpacaran sama dia." ujar Tiara lirih.
"Kaka juga kan butuh
kasih sayang dari someone spesial yang telah lama gak kaka rasakan.
Seharusnya kalian ,mengerti ke kaka dan percayalah kalian selalu
tersimpan didalam hati kaka." Dicky mulai menanggapi curahan hati
fansnya.
"Mereka kayak gitu karna mereka ingin yang terbaik sama
kaka. Walaupun mereka belum pernah bertemu dengan pacar kaka langsung,
tapi mereka selalu merasa kecewa disaat kaka upload foto dengan pacar
kaka di twitter, mereka kecewa disaat mereka ingin kaka jadi yang
terbaik tetapi justru kaka menyalahkan mereka. Mereka itu fans kaka,
mereka selalu ada buat kaka, mereka selalu memberikan dukungan dan
semangat buat kaka, mereka rela jauh-jauh ngelive sampai nyasar buat
cuman ketemu kaka, buat pegang tangan kaka, buat liat senyum kaka dan
buat nyemangatin kaka, mereka rela gak jajan cuman buat kasih kado ke
kaka. Mereka ingin ngeluh langsung ke kaka.. Tapi, apadaya mereka gak
bisa. Jangankan mereka pengen ngeluh, buat ketemu kaka aja butuh
bperjuangan" Lanjut Sheilla yang melanjutkan curahan hatinya.
"Pacar
kaka kan selalu bisa mencurahkan dan selalu ngeluh sama kaka, kita gak
bisa ngeluh sama kaka kapanpun kita mau. Kita cuman bisa ngeluh lewat
sosisal media aja. Kalau emang kaka gak mau bikin kita kecewa, kaka
harus bisa mengerti hati mereka, mereka banyak ka hati dan sifat mereka
pun berbeda-beda. Mulailah kaka mendengarkan keluh kesah mereka. Jangan
hanya mendengarkan keluh kesah dari satu sisi, tapi lihatlah dari sisi
yang lainnya." Tiara mulai meneteskan air matanya.
"Kita minta
maaf kalau emang kita udah sering buat kaka kecewa, udah sering buat
kaka marah. Tapi percayalah rasa sayang kita terlalu besar untuk kaka.
Kita tidak pernah bisa untuk berhenti berjuang dan berhenti mensupport
kaka, kita tidak bisa untuk berhenti menjadi fans kaka, dan kita tidak
bisa untuk berhenti untuk menyayangi kaka" Sheilla.
Dicky
tersenyum haru mendengarkan keluhan fansnya, ia sekarang lebih berfikir
bahwan fansnya lebih kecewa dari padanya. Dicky tersenyum kemudian
merangkul kedua fansnya dan menghapus air mata yang mengalir dari mata
indah mereka.
"Sudah, jangan nangis lagi. Makasih udah selalu
dukung kaka walau kalian kecewa, walau kaka jahat sama kalian. Makasih
banget, kaka akan berusaha untuk lebih dewasa dan mengerti kalian.
Jangan biarkan air mata mengalir terus untuk kaka, sudah cukup air mata
yang kalian keluarkan untuk kaka. Kaka sayang kalian semua fannadicky."
Dicky mengelus halus kedua pundak fansnya itu dan menenangkan mereka.
"Ia ka, makasih udah mau jadi idola yang the best. Kita selalu sayang sama kaka" Tiara.
Dicky
memeluk kedua fansnya itu, ia sangat senang karna memiliki fans yang
sangat mengerti keadaannya, fans yang selalu mendukungnya dan fans yang
selalu memberikan semangat kepadanya.
***
Sejak saat itu,
Dicky selalu merespect fans-fansnya dan selalu mendengarkan keluh kesah
mereka. Setiap ada jadwal Dicky selalu menyempatkan untuk menghampiri
fansnya sekedar untuk mengobrol atau bercanda ria. Dan sekarang pun
fansnya sudah mulai menerima Atries sebagai kekasihnya.
TAMAT!Akhirnya
jadi juga cerpennya, udah ditagih terus sama ka Tiara. Eh tapi makasih
deh buat ka Tiara udah kasih inspirasi dari hasil curhatannya, ada
beberapa percakapan yang diambil dari curhatan aku sama ka Tiara. Oke
ditunggu komenannyaa...
RCL guys;)
Dicky waktu lagi break syuting habis take sempet narsis sebelum bukan mention haha;D
ini Dicky-Atries
Bisma Kairsma yang lagi manggung di Inbox nih^-^
Bridgit Mendler as Tiara
Ariana Grande as Sheilla