Daftar Blog Saya

  • Pemuda dan Pemimpin - *"Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia"* Siapa yang tidak mengenal...
    7 tahun yang lalu

Daftar Blog Saya

Sabtu, 28 April 2018

Pemuda dan Pemimpin

"Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia"

      Siapa yang tidak mengenal kutipan tersebut. Kutipan dari seorang ploklamator Indonesia yaitu Ir. Soekarno. Seorang pemimpin yang amat bijak yang dirindukan negaranya. Pemimpin yang mengantarkan Indonesia kepada keadaan yang lebih baik, melepaskan penjajahan di Indonesia.

     Sebenarnya, apa itu pemimpin?

     Pemimpin adalah seseorang yang memiliki public speaking yang baik dan memiliki kelebihan sehingga Ia dapat mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas tertentu dan mencapai tujuan tertentu. Pemimpin pastinya selalu bersinggungan dengan kepemimpinan. Kepemimpinan adalah suatu sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.

     Dalam bahasa inggris, pemimpin diartikan sebagai 'leader' yang memilik tugas untuk memimpin atau me'lead' para anggotanya. Nah, makna dari pimpin tersebut yaitu:
1. Loyality
Seorang pemimpin harus memiliki rasa loyal kepada anggota-anggotanya dan membangkitkan semangat para anggotanya.
2. Educate
Seorang pemimpin haruslah memiliki wawasan yang luas sehingga dapat membarikan edukasi kepada anggota-anggotanya.
3. Advice
Seorang pemimpin harus bisa memberikan sebuah saran untuk satau hal. Baik dalam permasalahan maupun dalam diskusi.
4. Discipline
Tidak dapat dikatakan seorang pemimpin jika seorang itu tidak memiliki sifat disiplin. Karena seorang pemimpin haruslah memberikan tauladan kepada anggota-anggotanya.

     Bagaimana keadaan Indonesia saat ini?

     Saat ini, Indonesia sedang mengalami krisis pemimpin. Dimana banyak pemimpin Indonesia yang tidak menjalaninya sesuai amanah. Sehingga dapat dikatakan Indonesia sedang darurat pemimpin.

     Lalu, bagaimana dengan pemuda Indonesia?

     Di era teknologi ini, pemuda Indonesia banyak yang terbuai akan kenikmatan dunia sehingga banyak pemuda Indonesia yang merasa malas akan mencari sebuah ilmu dari membaca buku. Karena mereka bisa mencari sebuah jawaban dengan instan melalui internet dengan mengetikkannya saja.

     Apa peran mahasiswa kali ini?

      Untuk mahasiswa, mulailah memperbaiki diri sendiri. Menjadi yang lebih baik, mempelajari semua ilmu yang dapat dipelajari dan mencari sebanyak-banyak nya ilmu. Menjadi orang yang bertauladan baik sehingga kelak ketika menjadi pemimpin akan menjadi pemimpin yang baik.

       Jika diri dari tiap-tiap orang telah baik, maka pemimpin Indonesia di generasi yang akan datang menjadi pemimpin yang baik dan bisa memajukan Indonesia kearah yang lebih positif.

PKMF 1

Hallo, 

Saya balik lagi buat share tentang kelanjutan dari Pra PKMF kemarin, yaituuuuu -> PKMF1 yeayyy!!


Okay.


     PKMF 1 diadakan pada hari Rabu, 25 April 2018. Acara mulai pada  pukul 15.30 atau sehabis solat Ashar. Nah, pada PKMF 1 ini waktunya lebih singkat dibandingkan dengan Pra PKMF kemarin. Di PKMF 1 penyampaiannya juga hanya berupa materi dan pemberian penugasan dengan hal-hal yang harus dibawa saat PKMF 2 nanti.

     Nah, disini saya bakal share materi dari PKMF 1. Membagikan ilmu itu wajib bukan?kkkk~


Tema : Pendidikan Kontemporer
Oleh : Raka Ramadhana

     Sebelum memasuki tentang pendidikan komtemporer, kita harus lebih dahulu mengetahui mengapa pendidikan itu penting.
     Pendidikan telah diatur oleh negara yaitu pada UU No. 20 Tahun 2003 (Pendidikan Nasional). Nah, menurut UU No. 20 Tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

     Berbicara tentang pendidikan, bagaimana sih pendidikan yang baik itu? Sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2003, pendidikan yang baik itu pendidikan yang dapat membantu peserta didik untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang dapat diperlukan oleh dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Selain dari pada itu semua, pendidikan yang baik harus sesuai dengan norma-norma pancasila dan Undang Undang Dasar.

     Kenapa sih Pendidikan itu penting? Seberapa penting pendidikan itu?

     Pendidikan itu sangat sangat penting. Untuk mengetahui seberapa pentingnya pendidikan, saya akan ulas beberapa Urgensi dari Pendidikan.

1. Memberikan Pengetahuan
          Dari Pendidikan, kita mendapatkan banyak informasi berupa pengetahuan-pengetahuan yang diberikan maupun diajarkan di dalam sekolah. Baik disekolah formal maupun non-formal. Sering bertambahnya waktu, tingkat pendidikan yang ditempuh semakin tinggi. Jadi, pengetahuan yang didapatkan juga semakin banyak.
2. Karir Pekerjaan
          Pendidikan sudah menyiapkan bekal-bekal yang diperlukan untuk didunia pekerjaan nanti secara tidak langsung. Pendidikan berkontribusi dalam menyusun dan memilih karir pekerjaan yang diinginkan oleh peserta didik. Jika seorang peserta didik ingin menjadi seorang dokter, maka kuliahlah ia di jurusan kedokteran. Walau tidak menutup kemungkinan, semua yang berkuliah di kedokteran menjadi dokter, tetapi jalan yang ditempuh sudah sejalur dengan karir pekerjaan yang diinginkan.
3. Membangun Karakter
          Pendidikan di Indonesia sedang dicanangkan ke Pendidikan Berkarakter. Apa itu Pendidikan Berkarakter? Yaitu pendidikan yang bertujuan untuk membentuk karakter suatu individu untuk generasi selanjutnya yang lebih baik.
          Nah, dari pendidikan kita dapt membangun karakter-karakter dengan melatih softskill yang disediakan disetiap jenjang pendidikan. Softskill disini bisa berupa ekstrakulikuler maupun berupa pelatihan-pelatihan khusus.
4. Pencerah Kehidupan
         Kenapa pendidikan  dapat memberikan pencerah dalam kehidupan? Karena pendidikan memiliki banyak manfaat yang dapat kita ambil. Banyak ilmu maupun softskill yang dapat kita serap dan kita latih. Seperti ketika kita ingin menjadi seorang guru. Maka, seorang guru haruslah memiliki ilmu pengetahuan yang lebih banyak dibandingkan muridnya dan memiliki publik speaking yang baik. Jika seorang guru tidak menempuh jalur pendidikan, maka apa ilmu yang akan dibagikan oleh sang guru kepada muridnya?
5. Kemajuan Bangsa
           Pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, telah tercantumkan salah satu tujuan dari negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Dimana melalui pendidikan salah satu yang dapat mencerdaskan bangsa. Jika bangsa sudah cerdas maka sebuah kemajuan dari bangsa tersebut dapat terlihat. Seperti negara Jepang, rakyat dinegara Jepang sudah sangat maju karena pendidikan dinearanya juga sudah maju sehingga mereka dapat memajukan bangsa mereka sendiri.


     Lalu, mengapa pendidikan di Indonesia begini-begini saja? Padahal pemerintah sudah mencanangkan program wajib belajar 12 tahun. Apakah itu masih kurang?

     Nah, dari sini saya akan mengulas sedikit mengapa pendidikan di Indonesia terporuk.

     Faktor pertama yaitu, karena wilayah Indonesia yang begitu luas. Karena saking luasnya, masih ada hal-hal dipedalaman yang tidak terjangkau, sarana dan prasana yang masih kurang memadai dan lain sebagainya. Selain itu pula, masih kurang pemahaman tentang pendidikan. Masih banyak masyarakat Indonesia yang menganggap bahwa pendidikan itu tidak penting. Karena pendidikan menghamburkan uang. Dari pada menghamburkan uang, lebih baik waktunya digunakan untuk menghasilkan uang. Oleh karena itu, masih banyak masyarakat Indonesia yang berpendidikan rendah.

     Selain dua faktor diatas, ada faktor lagi yaitu tidak meratanya pendidikan di Indonesia. Tidak merata kenapa? Seperti program wajib sekolah 12 tahun mungkin sudah dicanangkan di beberapa kota-kota besar. Namun, dikota-kota kecil masih saja banyak sekolah yang berbayar sehingga peserta didik yang tidak memiliki biaya kesusahan dalam membayarnya. Ada faktor yang lebih besar semenjak perdangangan bebas, banyak rakyat Indonesia yang terbuai akan teknologi yang memudahkan pekerjaan mereka sehingga menjadi malas karena saking mudahnya.

     Bagaimana pendidikan di Indonesia saat ini?

      Pendidikan di Indonesia saat ini sudah menerapkan Teknologi Informasi yang membuat mereka malas membaca buku. Sudah banyak bertebaran E-Learning dan sudah banyak pula Cyber University. Cyber University yaitu perguruan tinggi online. Jadi kita dapat mengakses pembelajaran tidak perlu datang ke gedung kampus tapi dapat dengan online begitu saja.



Nah, sekian ulasan materi yang diberikan. Semoga bermanfaat bagi pembaca atau bagi calon guru yang dapat memantaskan dengan pendidikan yang akan ditempuh digenerasi selanjutnya:))

Prodi : Pendidikan Fisika (Kelompok 10)

Senin, 16 April 2018

Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas

Hello Guys, I'm comeback with the new topic^^

Today, I will share my experience when attend PRA PKMF



Sebelum ngebicarain PRA PKMF, ada lebih baiknya tau dulu apa itu PKMF.

PKMF itu singkatan dari Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas. Acara PKM ini sebenernya seperti acara-acara pelatihan kepemimpinan lainnya. Mungkin kalau di SMA pada mengenal dengan yang namanya LDKS. Nah, PKM ini juga seperti LDKS hanya saja tingkatan yang lebih tinggi yaitu Mahasiswa. 

Sebelum ke-PKMF, kalian harus mengikuti terlebih dahulu yang namanya PKMP atau PKMR.  Apa itu PKMP dan PKMR? PKMP & PKMR sama yaitu pelatihan kepemimpinan untuk mahasiswa dengan P itu Prodi dan R itu Rumpun. Waktu itu saya ikut masih di rumpun, karena BEM-nya masih rumpun, yaitu Rumpun Fisika.Tapi mungkin nanti sudah menjadi PKMP karena BEMnya sudah menjadi BEM Prodi.

Apa guna ikut PKM?

Banyak sekali manfaat dari PKM. Pertama, kita bisa menambah wawasan dari materi-materi yang dipaparkan dan dari agenda-agenda maupun tugas-tugas yang diberikan (seperti tugas ngeblog xixixi). Agenda-agenda yang dijalani itu sangat-sangat bermanfaat dan melatih diri karena sudah di desain sedemikian rupa. Seperti ada PRA dari PKM, PKM, dan ada PASCA PKM nya sendiri.

Yang kedua kita bisa menambah korelasi teman kita. Mungkin didalem kelas kita berteman sama itu-itu saja, kemana-mana dengan teman yang itu-itu saja. Namun, ketika kita ikut PKM, kita diharuskan berteman dengan siapa saja karena kita akan dikelompokkan dengan orang-orang baru ataupun orang-orang lama yang mungkin tidak terlalu dekat dengan kita. Yang otomatis membuat kita membuka diri menerima teman yang baru. Terutama di Fakultas, kalian akan menemukan banyak wajah-wajah baru dari berbagai jurusan. Pokoknya seru deh  kalau banyak temen^^

Selain dari kedua manfaat yang sudah aku kasih tau, manfaat lainnya dari ikut PKM itu kita bisa meng-explore lebih luas kemampuan kita. Mencoba hal-hal baru yang belum atau jarang kita lakukan. Seperti public speaking, menulis, dan lain sebagainya. 

Sudah taukan PKMF itu apa? 


Sekarang, aku bakalan share tentang kegiatan PRA PKMF yang diadain di hari Sabtu, 14 April 2018.

Sebenernya, aku datang terlambat. Namun, sudah izin kepada CP untuk datang terlambat karena ada suatu acara adi prodi yang melibatkan aku sebagai panitia. Ketika kita ikut acara seperti itu, kita akan memiliki banyak teman. Dan allhamdulillah teman-teman saya memberitahu dan meriview materi-materi dan kegiatannya sehingga saya bisa membuat tulisan ini. kkkk~

 Salah satu materi yang dibawakan saat PRA PKMF adalah materi tentang "Urgensi Kaderisasi" yang disampaikan oleh Kak Solin Nurdin. Dan saya akan sedikit meriview tentang materi tersebut.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kaderisasi adalah suatu proses, cara, perbuatan mendidik atau membentuk seseorang menjadi kader. Apa itu kader? Kader adalah orang atau kumpulan orang yang dibina oleh suatu lembaga kepengurusan dalam sebuah organisasi yang berfungsi sebagai membantu tugas dan fungsi pokok dari organisasi tersebut.

Di dalam Al-Qur'an dijelaskan dalam QS. An-Nisa : 9

وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar (QS. An-Nisa : 9)

Dari ayat tersebut dapat kita simpulkan, bahwa sebagai manusia kita tidak boleh meninggalkan sebuah keturunan yang lemah. Maksud lemah disini merupakan sebuah keturunan yang tidak bisa apa-apa dan tidak memiliki bekal apa-apa untuk hidupnya. Oleh karena itu, kita sebagai manusia harus saling membantu mereka.

Dari situlah, kita dapat mengklasifikasikan beberapa tugas-tugas dari kaderisasi yaitu:
1. Pembentukan
Pembentukan disini adalah pembentukan suatu karakter, seperti saat kita MPA atau OSPEK. Pembentukan disini membentuk suatu karakter menjadi sebuah karakter yang kuat dan tidak lemah.
2. Penjagaan
Penjagaan untuk tetap istikomah kepada jalan-jalan baik yang sudah dipilih.
3. Pengembangan
Pengembangan karakter-karakter dan skil-skil orang lain dengan kita memfasilitasinya. Sehingga dia bisa menjadi orang heba.
4. Pewarisan
Setiap kepengurusan dalam organisasi, kita harus mempersiapkan untuk kepengurusan selanjutnya. Supaya perjuangan dan kerja keras yang kita kerjakan saat ini tidak mutlak berhenti di kita. Dan yang lainnya juga bisa merasakan manfaat-manfaat baik yang diberikan.


Selanjutnya ada fungsi dan agenda pengkaderan, diantaranya yaitu pewarisan niai organisasi, penjamin keberlangsungan organisasi, sarana belajar bagi anggot.

Nah, untuk alur pengkaderan di kampus saya (Universitas Negeri Jakarta) sendiri yaitu dari MPA -> PKMP -> PKMF -> PKMU (Pengkaderan Eksekutif). MPA -> PKMP -> PLMF -> PLMU  (Pengkaderan Legislatif.\). Mungkin untuk dikampus lainnya memiliki nama yang berbeda namun alurnya tetap sama sepertinya.

Ohiya, PKMP itu merupakan suatu awal jika kalian ingin ikut organisasi. Jika kalian ingin ikut BEM (Badan Legislatif Mahasiswa) kalian harus lulus dari pengkaderan di Prodi terlebih dahulu. Semakin tinggi jenjangnya, maka semakin banyak PKM yang kalian ikuti.

Itu beberapa materi yang saya dapatkan dari riview teman-teman saya. Sebenarnya masih banyak materi yang di rivew namun ... kkkkk~


OKAYYY GENGS ...


Jadi, gimana nih dari pemaparannya? hihihihiiii><

Kalau kalian mahasiswa, jangan lupa ikut Pelatihan Kepemimpinan yang ada dikampus. RECOMENDED BANGET! xixixi

Thankyouuu paipaiii~



*I'm sorry, I can't upload photo. Sinyal kurbel, jadi jangan bosen ya!:)