sheilla's world
I am a dreamer, I love to write, pour all the things that I like here. I can share my experiences, my stories in here.
Daftar Blog Saya
-
Pemuda dan Pemimpin - *"Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia"* Siapa yang tidak mengenal...7 tahun yang lalu
Daftar Blog Saya
Sabtu, 19 Januari 2019
#10yearschallange
Sabtu, 28 April 2018
Pemuda dan Pemimpin
Saat ini, Indonesia sedang mengalami krisis pemimpin. Dimana banyak pemimpin Indonesia yang tidak menjalaninya sesuai amanah. Sehingga dapat dikatakan Indonesia sedang darurat pemimpin.
Lalu, bagaimana dengan pemuda Indonesia?
Di era teknologi ini, pemuda Indonesia banyak yang terbuai akan kenikmatan dunia sehingga banyak pemuda Indonesia yang merasa malas akan mencari sebuah ilmu dari membaca buku. Karena mereka bisa mencari sebuah jawaban dengan instan melalui internet dengan mengetikkannya saja.
Apa peran mahasiswa kali ini?
Untuk mahasiswa, mulailah memperbaiki diri sendiri. Menjadi yang lebih baik, mempelajari semua ilmu yang dapat dipelajari dan mencari sebanyak-banyak nya ilmu. Menjadi orang yang bertauladan baik sehingga kelak ketika menjadi pemimpin akan menjadi pemimpin yang baik.
Jika diri dari tiap-tiap orang telah baik, maka pemimpin Indonesia di generasi yang akan datang menjadi pemimpin yang baik dan bisa memajukan Indonesia kearah yang lebih positif.
PKMF 1
Dari Pendidikan, kita mendapatkan banyak informasi berupa pengetahuan-pengetahuan yang diberikan maupun diajarkan di dalam sekolah. Baik disekolah formal maupun non-formal. Sering bertambahnya waktu, tingkat pendidikan yang ditempuh semakin tinggi. Jadi, pengetahuan yang didapatkan juga semakin banyak.
Pendidikan sudah menyiapkan bekal-bekal yang diperlukan untuk didunia pekerjaan nanti secara tidak langsung. Pendidikan berkontribusi dalam menyusun dan memilih karir pekerjaan yang diinginkan oleh peserta didik. Jika seorang peserta didik ingin menjadi seorang dokter, maka kuliahlah ia di jurusan kedokteran. Walau tidak menutup kemungkinan, semua yang berkuliah di kedokteran menjadi dokter, tetapi jalan yang ditempuh sudah sejalur dengan karir pekerjaan yang diinginkan.
Pendidikan di Indonesia sedang dicanangkan ke Pendidikan Berkarakter. Apa itu Pendidikan Berkarakter? Yaitu pendidikan yang bertujuan untuk membentuk karakter suatu individu untuk generasi selanjutnya yang lebih baik.
Nah, dari pendidikan kita dapt membangun karakter-karakter dengan melatih softskill yang disediakan disetiap jenjang pendidikan. Softskill disini bisa berupa ekstrakulikuler maupun berupa pelatihan-pelatihan khusus.
Kenapa pendidikan dapat memberikan pencerah dalam kehidupan? Karena pendidikan memiliki banyak manfaat yang dapat kita ambil. Banyak ilmu maupun softskill yang dapat kita serap dan kita latih. Seperti ketika kita ingin menjadi seorang guru. Maka, seorang guru haruslah memiliki ilmu pengetahuan yang lebih banyak dibandingkan muridnya dan memiliki publik speaking yang baik. Jika seorang guru tidak menempuh jalur pendidikan, maka apa ilmu yang akan dibagikan oleh sang guru kepada muridnya?
5. Kemajuan Bangsa
Pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, telah tercantumkan salah satu tujuan dari negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Dimana melalui pendidikan salah satu yang dapat mencerdaskan bangsa. Jika bangsa sudah cerdas maka sebuah kemajuan dari bangsa tersebut dapat terlihat. Seperti negara Jepang, rakyat dinegara Jepang sudah sangat maju karena pendidikan dinearanya juga sudah maju sehingga mereka dapat memajukan bangsa mereka sendiri.
Lalu, mengapa pendidikan di Indonesia begini-begini saja? Padahal pemerintah sudah mencanangkan program wajib belajar 12 tahun. Apakah itu masih kurang?
Nah, dari sini saya akan mengulas sedikit mengapa pendidikan di Indonesia terporuk.
Faktor pertama yaitu, karena wilayah Indonesia yang begitu luas. Karena saking luasnya, masih ada hal-hal dipedalaman yang tidak terjangkau, sarana dan prasana yang masih kurang memadai dan lain sebagainya. Selain itu pula, masih kurang pemahaman tentang pendidikan. Masih banyak masyarakat Indonesia yang menganggap bahwa pendidikan itu tidak penting. Karena pendidikan menghamburkan uang. Dari pada menghamburkan uang, lebih baik waktunya digunakan untuk menghasilkan uang. Oleh karena itu, masih banyak masyarakat Indonesia yang berpendidikan rendah.
Selain dua faktor diatas, ada faktor lagi yaitu tidak meratanya pendidikan di Indonesia. Tidak merata kenapa? Seperti program wajib sekolah 12 tahun mungkin sudah dicanangkan di beberapa kota-kota besar. Namun, dikota-kota kecil masih saja banyak sekolah yang berbayar sehingga peserta didik yang tidak memiliki biaya kesusahan dalam membayarnya. Ada faktor yang lebih besar semenjak perdangangan bebas, banyak rakyat Indonesia yang terbuai akan teknologi yang memudahkan pekerjaan mereka sehingga menjadi malas karena saking mudahnya.
Bagaimana pendidikan di Indonesia saat ini?
Pendidikan di Indonesia saat ini sudah menerapkan Teknologi Informasi yang membuat mereka malas membaca buku. Sudah banyak bertebaran E-Learning dan sudah banyak pula Cyber University. Cyber University yaitu perguruan tinggi online. Jadi kita dapat mengakses pembelajaran tidak perlu datang ke gedung kampus tapi dapat dengan online begitu saja.
Nah, sekian ulasan materi yang diberikan. Semoga bermanfaat bagi pembaca atau bagi calon guru yang dapat memantaskan dengan pendidikan yang akan ditempuh digenerasi selanjutnya:))
Prodi : Pendidikan Fisika (Kelompok 10)
Senin, 16 April 2018
Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kaderisasi adalah suatu proses, cara, perbuatan mendidik atau membentuk seseorang menjadi kader. Apa itu kader? Kader adalah orang atau kumpulan orang yang dibina oleh suatu lembaga kepengurusan dalam sebuah organisasi yang berfungsi sebagai membantu tugas dan fungsi pokok dari organisasi tersebut.
Di dalam Al-Qur'an dijelaskan dalam QS. An-Nisa : 9
"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar (QS. An-Nisa : 9)
Dari ayat tersebut dapat kita simpulkan, bahwa sebagai manusia kita tidak boleh meninggalkan sebuah keturunan yang lemah. Maksud lemah disini merupakan sebuah keturunan yang tidak bisa apa-apa dan tidak memiliki bekal apa-apa untuk hidupnya. Oleh karena itu, kita sebagai manusia harus saling membantu mereka.
Dari situlah, kita dapat mengklasifikasikan beberapa tugas-tugas dari kaderisasi yaitu:
1. Pembentukan
Pembentukan disini adalah pembentukan suatu karakter, seperti saat kita MPA atau OSPEK. Pembentukan disini membentuk suatu karakter menjadi sebuah karakter yang kuat dan tidak lemah.
2. Penjagaan
Penjagaan untuk tetap istikomah kepada jalan-jalan baik yang sudah dipilih.
3. Pengembangan
Pengembangan karakter-karakter dan skil-skil orang lain dengan kita memfasilitasinya. Sehingga dia bisa menjadi orang heba.
4. Pewarisan
Setiap kepengurusan dalam organisasi, kita harus mempersiapkan untuk kepengurusan selanjutnya. Supaya perjuangan dan kerja keras yang kita kerjakan saat ini tidak mutlak berhenti di kita. Dan yang lainnya juga bisa merasakan manfaat-manfaat baik yang diberikan.
Selanjutnya ada fungsi dan agenda pengkaderan, diantaranya yaitu pewarisan niai organisasi, penjamin keberlangsungan organisasi, sarana belajar bagi anggot.
Nah, untuk alur pengkaderan di kampus saya (Universitas Negeri Jakarta) sendiri yaitu dari MPA -> PKMP -> PKMF -> PKMU (Pengkaderan Eksekutif). MPA -> PKMP -> PLMF -> PLMU (Pengkaderan Legislatif.\). Mungkin untuk dikampus lainnya memiliki nama yang berbeda namun alurnya tetap sama sepertinya.
Ohiya, PKMP itu merupakan suatu awal jika kalian ingin ikut organisasi. Jika kalian ingin ikut BEM (Badan Legislatif Mahasiswa) kalian harus lulus dari pengkaderan di Prodi terlebih dahulu. Semakin tinggi jenjangnya, maka semakin banyak PKM yang kalian ikuti.
Itu beberapa materi yang saya dapatkan dari riview teman-teman saya. Sebenarnya masih banyak materi yang di rivew namun ... kkkkk~
OKAYYY GENGS ...
Jadi, gimana nih dari pemaparannya? hihihihiiii><
Kalau kalian mahasiswa, jangan lupa ikut Pelatihan Kepemimpinan yang ada dikampus. RECOMENDED BANGET! xixixi
Thankyouuu paipaiii~
*I'm sorry, I can't upload photo. Sinyal kurbel, jadi jangan bosen ya!:)
Sabtu, 28 Mei 2016
When FALL
Ketika kita jatuh, kita berharap tidak menangis.
Ketika kita jatuh, kita berharap ada yang menolong kita.
Ketika kita jatuh, kita berharap agar segera sembuh.
Ketika kita jatuh, kita berharap ada yang mendukung kita.
Ketika kita jatuh, kita berharap semua orang disisi kita.
Ketika kita jatuh, kita berharap ada yang membuat penghilang sendu.
Ketika kita jatuh, kita berharap bisa tertawa.
Ketika kita jatuh, kita berharap dapat menyembunyikannya.
DAN
Ketika kita jatuh, kita berharap tuhan dekat dengan kita.
Itulah yang kita butuhkan ketika kita jatuh sejatuh jatuhnya...
Bukan rasa kasihan, cacian, makian, DAN TERTAWAAN.
Butuh kata semangat untuk hidup.
Butuh teman untuk mendukung.
Butuh doa untuk kesembuhan.
Tak ada yang perlu ditertawakan ketika seseorang jatuh, tak ada yang perlu dikasihani, tak ada yang perlu dicaci. Tetapi, tolonglah ia... untuk tetap hidup...
30 Maret 2016
Jumat, 01 Januari 2016
My Lovely Grandma
Dan akhirnya gue milih jalan sendiri. Langsung buru-buru masuk kamar dan ngedekem aja dikamar dan menumpahkan seluruh sakit hati gue disana sampai kasurnya bener-bener basah gara-gara air mata gue.
Selama gue di Lampung setiap malam gue pasti nangis. Gue juga gatau kenapa bisa begini. Rasanya aneh kehilangan satu orang keluarga yang selalu ditemuin setiap hari dan sekarang buat kedepannya gue udah gabisa lagi liat wajah nenek gue.
Semenjak itu, gue selalu nangis kalau ingat tentang nenek gue. Selalu sedih bahkan bisa sampe nangis kalau temen-temen gue ngomongin tentang nenek mereka. Ya, walaupun gue masih punya nenek dari ibu gue hanya saja rasanya beda. BEDA.
Dideket-deket setelah kejadian itu juga gue sering ngelamun, entah gue juga ngelamunin apaan tau. Gue juga gatau. Serasa hidup gue ada yang hilang gitu. Belajar juga males rasanya. Cuman, setelah mungin sebuan duabulan dari kejadian itu gue baru bisa sadar, baru bisa bangkit. Dan ngejalanin hidup gue segimana sebelumnya. Tapi, rasanya pasti tidak sama persis seperti yang terdahulu.
Nek, Pipit minta maaf kalau banyak salah sama nenek.
Maaf kalau selalu bantah nenek.
Selalu acuh sama nenek.
Selalu buat salah sama nenek.
Dan belum bisa banggain nenek.
Belum bisa bikin nenek seneng.
Belum bisa ngejagain nenek dengan benar selayaknya nenek selalu jagain aku.
Maaf nek.
Maaf.
Rabu, 29 Oktober 2014
Pawai Tahun Baru Islam
Jadiii, ceritanya tuh giniii... ekhem.. ekhem... *ceksound123* -abaikan-. Lajuttt ajaa yak, berhubung gue yang alhamdulillah pengurus osis, jadi sebelum-sebelum hari H-nya pawai itu biasaaaa.. ngumpul dulu, rapat buat ngerencanain tentang pawai itu. Berhubung gue anak baru di osis, jadi yaa maklumlah masih jaim-jaim gimana gitu, takut salah sesuatu atau salah tingkah *eh.
Setelah 2 hari rapat, akhirnya sudah ditemukan beberapa gagasan yang baik *eh. Jadi, nanti pas maulid ada beberapa perlombaan disetiap kelasnya. Setian kelas harus mengirimkan minimal satu grup untuk satu perlombaan. Berhubung gue aktif juga dikelas, jadi gue diputusin sama anak-anak untuk ikut lomba cerdas cermat. Padahal gue itu orangnya kaga begitu tau tentang agama, kecuali matematika. Baru boleh tanya sama gue. Gue juga bingung kenapa anak-anak milih gw buat ikut LCC.
Okey, back to topic *eaaaa. Jadi, sehari sebelum hari H gue ngedekor dulu barengan sama anak-anak osis yang lainnya. Hari itu bener-bener hari penuh perjuangan *bahasanyaterlalutinggi* *gayabanget*. Dihari itutuh, gue sampe malem ada disekolah buat ngedekor dan lain-lain. Mana, pas habis maghrib keadaannya hujan gede banget, trus pas selesai solat ada yang kena yaaa semacam begitulah. *youknowlah*.
Iyaudah akhirnya anak-anak disuruh pulang yang perempuannya setelah hujannya reda. Dan yang nyelesain dekorasi dan tempat-tempat untuk lombanya itu kaka-kaka kelasnya dan anak-anak yang kelas X. Sebenernya pas pulang dari sana, gue juga kehujanan sama temen gue ditengah jalan. Karena suasanyanya udah malem banget, jadi yaudahlah kitamah trobos aja ujannya. Sampe semuanya basah kucup tanpa sisa.
Besoknya, gue bingung sama kelas gue yang belum sama sekali bikin dagangan-dagangan buat di stand. Daaannn, diputuskanlah beberapa orang buat gak ikut pawai supaya mereka bisa beli makanan-makanan buat di stand. Daripada kosong gaada sama sekalikan?bisa rebek nanti *aduhbahasamanasih*
Iyaudah tuh, kita semua pawai muterin bekang. Dan itutuh bener-bener jauh banget perjalanannya. Kerasa banget capeknya, karena gue anak osis jadi gue pastinya dapet kerjaaan. Gue kebagian ngawasin extra MB. Sebenernyamah MB itu udah rapih, orang banyak kru-krunya, jadi yaaa gak terlalu berat dah kerjaaan gue.
Setelah pawai selesai gitu, gue masih punya banyak kerjaan. Gue ngurusin ini-itu yang gajelas sebenernya juga. Sampe pada akhirnya gue dipanggil sama temen gue suruh masuk ruang LCC. Gue panik, yaialah gue panik! masalahnya gue belum belajar sama sekali, belum nyiapin apa-apa. Boro-boro mau nyiapin atau belajar, orang gue pulang dari osis aja sampe rumah langsung tidur.
Pas masuk ruang LCC, gue bingung sendiri, sebenernya sih gak sendiri. Guekan segrup. Gue dikasih 30 soal buat dijawab. Untung disitu ada Eka yang emang jago sama pelajaran agama, yaa ada Dini juga sih. Maklum dua-duanya lulusan Ponpes, sedangkan gue cuman lulusan SMPI jadi tambahan pelajaran agamanya jelas beda banget dah.
Disoal itu gue cuman bisa jawab beberapa, sebenernya juga gabanyak sih, soalnya yang lebih banyak jawab itu Eka yang megang pulpennya. Disoalnya itu maish banyak beberapa nomer soal yang belum diisi, yaudahlah. Disitu juga kita udah puyeng jadi ngasal aja trus langsung dikumpulin dah kejurinya.
Setelah itu, gue langsung balik ke panggung utama nonton yang fashion show. Beuhhh, pesertanya cantik-cantik banget. Lagi asyik nonton yang fashion show eh malah gue dipanggil lagi sama pihak LCC, katanya kelas gue masuk final. Yaaampun, sebenernya gue bingung kenapa bisa masuk final sedangkan gue sama yang lain aja gak belajar sama sekali.
Pas gue sama temen-temen gue masuk ke ruang LCC disana gue ngeliat lawan-lawannya. Kelas XII-Agama sama kelas XII-IPA 1. Disitu gue shok, deg-degan beneran. Lawannya aja gilee, kaka kelas semua. Gue bingung kenapa kelas gue bisa masuk final, padahal ada beberapa soal yang gue jawabnya ngasal. Itu emang hidayah~
Iyaudahlah, disana gue diem aja. Gak ngerti sama bahasan-bahasan soalnya. Iyaudah, jadinya kita kalah sama kaka kelas. Iyaudahlah, gapapa sebenernya juga itu udah dapet juara 3 buat ngewakilin kelas MIA 1 lahhh...
Iyaa sebenernya banyak sih yang mau gue share cuman tangan gue udah pegel. Mending gue upload-upload foto-foto waktu pawai aja yak, sama fashion shownya. Tinggggg...